Nuri Tanau, Si Burung Paruh Bengkok yang Bersuara Merdu

Nuri Tanau, Si Burung Paruh Bengkok yang Bersuara Merdu - Halo pembaca Suara Burung Kicau, Pada artikel yang sedang kalian baca kali ini dengan judul Nuri Tanau, Si Burung Paruh Bengkok yang Bersuara Merdu, kami telah mempersipkan artikel ini dengan sangat baik untuk kalian semua agar bisa dinikmati dan kita bisa mengambil informasi penting di dalamnya. Harapan kami adalah bahwa konten yang ada di dalam artikel Article alam, Article area, Article burung, Article ciii, Article corak, Article dibagian, Article ekor, Article jenis, Article kicauan, Article liar, Article lumayan, Article merdu, Article nuri, Article nyaring, Article paruh, Article punggung, Article satria dwi saputro, Article sayap, Article tanau, Article warna, yang sudah kami tulis ini bisa memberikan pengetahuan, pemahaman serta mudah untuk dipahami oleh kalian semua. Baiklah teman-teman, selamat membaca.

Judul : Nuri Tanau, Si Burung Paruh Bengkok yang Bersuara Merdu
link : Nuri Tanau, Si Burung Paruh Bengkok yang Bersuara Merdu

Baca juga


Nuri Tanau, Si Burung Paruh Bengkok yang Bersuara Merdu

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@lerengbukit/nuri-tanau-si-burung-paruh-bengkok-yang-bersuara-merdu

Jenis burung Nuri termasuk salah satu jenis burung paruh bengkok yang sudah umum dikenal orang-orang di hampir semua daerah. Orang-orang yang mengenal jenis burung Nuri tidak hanya dikarenakan corak warnanya yang indah tapi juga bunyi kicauannya yang terdengar merdu dan nyaring. Selain itu, jenis burung Nuri yang tersebar di wilayah Indonesia tergolong lumayan banyak hingga mencapai sekitar 32 jenis. Untuk itu pada artikel ini coba mengenalkan salah satu di antaranya yang memiliki suara kicauan merdu dan layak dipakai untuk memaster burung ocehan. Adapun namanya adalah burung Nuri Tanau.

Burung Nuri Tanau merupakan jenis burung paruh bengkok yang daerah persebarannya hanya terdapat di wilayah Asia Tenggara saja. Negara-negara yang menjadi habitat burung Nuri Tanau tersebar mulai dari Myanmar, Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Lalu di Indonesia keberadaannya terdapat di beberapa pulau besar dan kecil seperti Sumatera, Lingga, Bangka, Mentawai, dan Kalimantan. Keberadaannya di alam liar biasanya mendiami area dataran rendah sampai perbukitan dengan ketinggian mencapai 700 meter di atas permukaan laut.

File:Blue-rumped Parrots Psittinus cyanurus (7116117161).jpg
Gambar: Burung Nuri Tanau

Di alam liar biasanya burung yang bernama latin Psittinus Cyanurus ini mendiami area yang lumayan jauh dari pemukiman masyarakat seperti hutan rawa, hutan mangrove, dan tanah garapan. Sewaktu bergerak mencari makanan seringnya dilakukan secara berkelompok dengan jumlah bisa mencapai hampir dua puluh ekor banyaknya. Jenis makanan yang disantapnya setiap hari cukup beragam mulai dari buah-buahan, biji-bijian, dan tunas muda yang masih lembut dan mengandung banyak air. Selain itu, burung Nuri Tanau menyukai berada di atas tajuk pohon terbuka dengan terbang secara cepat.

Ukuran tubuh burung Nuri Tanau tidak terlalu besar atau tampak sedang dengan panjang hanya sekitar 18 cm saja. Corak warnanya terdapat perbedaan mencolok antara jantan dan betinanya. Pada Nuri Tanau yang jantan bercorak warna abu-abu kebiruan di bagian mahkota kepala, pipi, tengkuk, tenggorokan, dan sekitaran dadanya. Terdapat juga warna hijau tua agak kehitaman di bagian punggung, sayap, ekor, dan pahanya. Tampak juga warna kemerahan berupa bercak yang tidak terlalu lebar di area pundak, pangkal sayap, dan keseluruhan paruhnya. Lalu dibagian perut sampai kebagian tunggir dan bawah ekornya terlihat berwarna hijau muda.

Disamping itu, corak warna burung Nuri Tanau yang betinanya tampak berwarna cokelat keabu-abuan di bagian mahkota kepala, pipi, tenggorokan, dan tengkuknya. Terlihat juga kebiruan di sekitaran pangkal sayap dan punggungnya. Dibagian sayap dan punggungnya ditutupi warna biru tua. Lalu ada juga warna hijau kekuningan di bagian dada, perut, sampai dengan tunggirnya. Paruhnya yang berukuran lumayan besar tampak berwarna hitam kecokelatan.

Nah, ciri kicauan burung Nuri Tanau terdengar melengking dan lumayan nyaring dengan volume yang cukup tinggi. Kicauannya bertempo cukup rapat dengan adanya irama nada yang naik-turun dibagian sampai akhirnya. Durasi kicauannya lumayan panjang hingga mencapai hampir satu menit lamanya. Nada kicauannya yang merdu dan nyaring terdengar seperti: “ciii...ciii...ciii” dan “ciiuww..iii”.

Yup, begitulah ulasan seputar burung Nuri Tanau yang tidak hanya bercorak warna indah tapi juga bersuara merdu dan nyaring. Hanya saja, keberadaan burung Nuri Tanau di alam liar mengalami penyusutan yang membuat statusnya hampir terancam. Untuk itu ada baiknya memang kita tidak perlu memeliharanya guna menjaga populasinya agar bisa bertambah di alam liar. Dan bagi Anda yang tertarik dengan suara kicauannya maka dapat menyimpannya dengan mengunduh dari internet. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
http://www.kutilang.or.id/2011/09/20/nuri-tanau/
https://omkicau.com/2013/06/20/perawatan-dan-penangkaran-burung-nuri-tanau-puling-serindit-gajah/

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Blue-rumped_Parrots_Psittinus_cyanurus_(7116117161).jpg