Cara Mengenali ciri-ciri lovebird yang sakit

Cara Mengenali ciri-ciri lovebird yang sakit - Halo pembaca Suara Burung Kicau, Pada artikel yang sedang kalian baca kali ini dengan judul Cara Mengenali ciri-ciri lovebird yang sakit, kami telah mempersipkan artikel ini dengan sangat baik untuk kalian semua agar bisa dinikmati dan kita bisa mengambil informasi penting di dalamnya. Harapan kami adalah bahwa konten yang ada di dalam artikel Article lovebird, Article perawatan burung, Article rawatan, yang sudah kami tulis ini bisa memberikan pengetahuan, pemahaman serta mudah untuk dipahami oleh kalian semua. Baiklah teman-teman, selamat membaca.

Judul : Cara Mengenali ciri-ciri lovebird yang sakit
link : Cara Mengenali ciri-ciri lovebird yang sakit

Baca juga


Cara Mengenali ciri-ciri lovebird yang sakit

Cara Mengenali ciri-ciri lovebird yang sakit
Cara Mengenali ciri-ciri lovebird yang sakit

Merawat dan menangkarkan burung lovebird tidak terlepas dari segala permasalahan yang bisa saja muncul. Terkadang pula karena jarang diamati, lovebird yang dianggap masih sehat ternyata mengalami sakit yang cukup parah. Sebelum mengalami kejadian tersebut, simak bagaimana cara mengenali ciri-ciri burung lovebird yang sedang sakit

Ciri-ciri burung yang sakit tentu akan terlihat dari perubahan perilaku baik yang sedang ditangkarkan maupun yang dipiara untuk masteran atau lomba. Lovebird yang tadinya rajin bunyi akan cenderung jadi malas bunyi sedangkan lovebird yang sedang ditangkarkan akan cenderung kurang perhatian dengan sarang maupun anak-anaknya.

Oleh karena itu, sangat penting sekali bagi kicaumania untuk bisa mengenali ciri-ciri burung sakit agar bisa segera diberikan pengobatan dan perawatan yang dibutuhkan.

Sebagai panduan, berikut ini adalah beberapa ciri-ciri fisik yang bisa diperhatikan ketika burung lovebird sedang sakit atau tidak fit.

Ketika sedang sakit, burung lovebird akan menunjukkan beberapa gejala sebagai berikut:
  1. Burung bernafas secara tidak normal dan terkadang disertai dengan suara ataupun seperti kesulitan bernafas.
  2. Tak jarang ketika bernafas disertai dengan gerakan ekor yang naik turun.
  3. Pada pangkal paruh dan sudut mata sering terlihat basah oleh cairan.
  4. Burung sering mengembangkan bulu-bulunya sehingga penampilannya jadi tidak rapih. Dalam beberapa kasus sering pula disertai dengan turunnya beberapa helai bulu.
  5. Jarang mau bertengger di tengah tenggeran dan lebih senang bertengger di pinggiran , cepuk pakan atau di dasar sangkar.
  6. Sering terlihat malas-malasan / tidur-tiduran meskipun di dekatnya ada lovebird lain yang cukup aktif.
  7. Postur tubuh cenderung membungkuk dan tigak tegap berdiri.
  8. Menurunnya berat tubuh karena berkurangnya nafsu makan burung.
  9. Kotoran berair karena burung lebih suka minum.
Jika beberapa gejala di atas dijumpai pada burung lovebird rawatan anda, maka segera berikan penanganan dengan obat-obatan yang tepat.

Salam kicau!

Baca Juga :